Diplomasi Kontemporer Argentina: Arah, Tantangan, dan Kolaborasi Global

Kegiatan Meet D’Ambassador di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) pada 17 Juli 2025 menjadi momentum penting dalam memperluas pemahaman mahasiswa mengenai dinamika diplomasi kontemporer. Dengan menghadirkan Duta Besar Argentina, Mr. Gustavo Coppa, acara ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh tentang transformasi kebijakan luar negeri Argentina pada abad ke-21. Dalam era yang ditandai oleh ketidakpastian global, pergeseran geopolitik, dan kompetisi antar kekuatan besar, Argentina berupaya memposisikan dirinya sebagai negara yang tetap menjunjung nilai multilateralisme, kerja sama internasional, serta diplomasi ekonomi sebagai instrumen utama dalam mendorong pertumbuhan nasional. Kehadiran Dubes Coppa membuka ruang diskusi yang konstruktif antara diplomat dan komunitas akademik, sekaligus menunjukkan komitmen universitas dalam menyediakan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan global.

Dalam paparannya, Kedutaan Besar Coppa menjelaskan bahwa prioritas diplomasi Argentina tidak hanya berpusat pada stabilitas ekonomi domestik, tetapi juga pada penguatan integrasi kawasan Amerika Latin melalui kerja sama dalam MERCOSUR, CELAC, dan organisasi multilateral lainnya. Ia juga menekankan peran penting Argentina dalam menghadapi tantangan global, mulai dari perubahan iklim yang memengaruhi sektor pertanian mereka, hingga kebutuhan diversifikasi pasar seiring meningkatnya volatilitas ekonomi internasional. Di tengah kondisi tersebut, Asia Tenggara muncul sebagai mitra yang semakin strategis, termasuk Indonesia yang memiliki ekonomi terbesar di kawasan. Dubes Coppa menggarisbawahi peluang kerja sama dalam sektor pangan, energi, teknologi, dan pendidikan sebagai bidang yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk memperkuat hubungan bilateral.

Acara ini tidak hanya memperluas wawasan peserta mengenai arah kebijakan luar negeri Argentina, tetapi juga memperkuat hubungan diplomatik antara Argentina dan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Melalui diskusi dan sesi tanya jawab, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai bagaimana diplomasi Argentina memanfaatkan pendekatan dialogis untuk membangun jembatan antara Amerika Latin dan Asia, khususnya Indonesia. Lebih lanjut, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi akademik seperti pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, serta pengembangan proyek interdisipliner yang dapat memperkaya pengalaman belajar di kampus. Dengan demikian, Meet D’Ambassador bukan sekadar forum diskusi, tetapi juga fondasi penting untuk membangun jejaring internasional yang berkelanjutan dan berkontribusi pada diplomasi pendidikan Indonesia.

Public Lecture: Peran Middle Powers dalam Membangun Tatanan Dunia Multipolar

Public Lecture bertema “Middle Powers in the Formation of a Multipolar World Order” menghadirkan Prof. Dr. Mohd. Azizuddin Mohd Sani selaku perwakilan dari Universiti Utara Malaysia, yang memberikan pemaparan secara komprehensif mengenai bagaimana middle powers memainkan peran penting dalam membentuk tatanan dunia baru yang semakin multipolar. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai bagaimana negara-negara dengan kekuatan menengah, seperti Indonesia, Malaysia, Turki, Brasil, dan Korea Selatan, dapat memengaruhi arsitektur geopolitik global melalui diplomasi cerdas, kerja sama multilateral, dan kemampuan membangun stabilitas kawasan. Dengan menghadirkan akademisi internasional, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menunjukkan komitmen dalam menyediakan ruang akademik untuk dapat melakukan diskusi secara mendalam mengenai isu-isu global yang relevan.

Prof. Azizuddin menjelaskan bahwa multipolaritas tidak lagi dipahami sebagai sekadar kompetisi antara kekuatan besar, tetapi juga sebagai hasil dari meningkatnya kontribusi middle powers dalam berbagai isu global seperti keamanan maritim, perdagangan internasional, teknologi digital, dan perubahan iklim. Middle powers memiliki keunggulan karena mampu membangun koalisi lintas kawasan, menjadi mediator dalam konflik, serta mengusung agenda normatif yang memperkuat tata kelola global. Dalam konteks Asia Tenggara, peran Indonesia sebagai middle power semakin menonjol melalui kontribusinya dalam ASEAN, G20, dan berbagai forum internasional lainnya. Pemaparan ini membuka wawasan peserta mengenai bagaimana negara-negara menengah dapat memanfaatkan posisi strategis mereka untuk mendorong perdamaian, stabilitas, dan kerja sama global.

Selain memberikan insight akademik, kegiatan ini juga memperkuat nilai inklusivitas dan pluralisme yang menjadi bagian penting dari identitas Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Diskusi lintas negara seperti ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk memperluas perspektif global, mengembangkan pemikiran kritis, dan memahami dinamika hubungan internasional secara lebih mendalam. Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) melalui kegiatan ini tidak hanya memperkuat jejaring internasional, tetapi juga memastikan bahwa mahasiswa memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam proses diplomasi dan pembuatan kebijakan global di masa depan. Dengan demikian, Public Lecture ini menjadi pondasi penting dalam membangun literasi geopolitik mahasiswa di tengah tatanan dunia yang semakin kompleks dan multipolar.

Regular Class

Regular Class — International Relations

Faculty of Social & Political Sciences · Universitas Prof. Dr. Moestopo

Welcome to the regular program of International Relations! Here, you won’t just learn about global politics and diplomacy — you’ll also explore how data, strategy, and international dynamics shape the world. The first semesters are focused on foundational subjects like diplomacy and global politics. Later on, you’ll get to choose which direction fits you best.

🎓 Two Academic Concentrations

🌍 International Political Economy (IPE)

If you’re curious about how global trade, multinational companies, and economic policies shape international relations, this track fits you well. You’ll explore global finance, development, and how politics influences markets.

🛡️ International Security Studies

Interested in conflict, cyber threats, diplomacy in crisis, or how countries protect themselves? This concentration focuses on defense strategy, non-traditional security, peace studies, and global conflict resolution.

💡 What Makes This Program Different?

  • Hands-on practice in diplomacy — including digital diplomacy.
  • Extra training in Data Science, Python, analytics, and visualization.
  • Opportunity to learn multiple foreign languages.
  • Internship and real-world project experience to prepare your career path.

🚀 Your Future Career Could Be Here

Our graduates pursue careers in diplomacy, NGOs, international media, multinational companies, government institutions, research centers, and more. Whether you want to negotiate peace, analyze global markets, or work for an international organization — this program can be your gateway.