Dalam upaya memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai praktik diplomasi dan hubungan internasional secara langsung, Himpunan Mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional (HIMAHI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menyelenggarakan kegiatan Studi Ekskursi pada Kamis, 22 Mei 2025. Kegiatan dengan tema “Navigating International Relations: Insights Into Diplomatic Practices and Global Strategies” ini merupakan bentuk implementasi dari program kerja Departemen III Bidang Jaringan dan Komunikasi HIMAHI periode 2024-2025.
Kepala Program Studi Hubungan Internasional FISIP UPDM(B), Nadirah, S.Sos., MA., menjelaskan bahwa kegiatan Studi Ekskursi memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif bagi mahasiswa. Melalui kunjungan langsung ke Kedutaan Besar Republik Singapura di Indonesia, mahasiswa dapat melihat bagaimana teori-teori Hubungan Internasional yang dipelajari di kelas diterapkan dalam praktik diplomasi nyata. Kegiatan seperti ini menjembatani kesenjangan antara pembelajaran teoretis dengan realitas kerja di lapangan, khususnya di lingkungan instansi pemerintahan dan diplomasi.
Ilmu Hubungan Internasional merupakan disiplin akademis yang mencakup spektrum luas pengetahuan, mulai dari diplomasi, politik luar negeri, ekonomi internasional, hingga keamanan global. Untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif, mahasiswa tidak hanya memerlukan pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga aktivitas eksplorasi, penelitian, dan analisis langsung di lapangan. Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), melalui Program Studi Hubungan Internasional, berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut guna menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki wawasan praktis mengenai dinamika hubungan internasional.
Studi Ekskursi yang diselenggarakan oleh HIMAHI ini memiliki beberapa tujuan strategis. Pertama, memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai bagaimana hubungan internasional dikelola secara langsung melalui praktik diplomasi nyata di lapangan. Kedua, mengkaji dan menganalisis strategi global yang diterapkan oleh negara melalui peran aktif perwakilan diplomatik, guna memperluas wawasan mahasiswa terhadap dinamika politik luar negeri. Ketiga, mendorong mahasiswa untuk membangun koneksi profesional serta memperoleh pengalaman lapangan melalui interaksi langsung dengan pejabat diplomatik dan praktisi hubungan internasional.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap dinamika kebijakan luar negeri secara lebih aplikatif dan kontekstual, serta menumbuhkan keterampilan analitis dalam mengidentifikasi dan memahami isu-isu kontemporer dalam hubungan internasional. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan perspektif yang lebih luas dan kritis dalam memahami kompleksitas hubungan antarnegara di era globalisasi.
Kegiatan Studi Ekskursi ini memberikan manfaat yang sangat signifikan bagi mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional. Melalui kunjungan langsung ke kedutaan, mahasiswa dapat melihat secara konkret bagaimana praktik diplomasi dijalankan, memahami kompleksitas hubungan bilateral, serta mengenali berbagai peluang dan tantangan dalam karier di bidang hubungan internasional dan diplomasi.
Dekan FISIP UPDM(B), Prof. Dr. Himsar Silaban, MM., menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan visi universitas untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kompetensi praktis dan jaringan profesional yang luas. “Universitas Moestopo berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, khususnya dalam mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif,” tegasnya.
Ketua Umum HIMAHI, Intan Az Zahra Aminnudin, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya HIMAHI dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. “Kami berharap kegiatan Studi Ekskursi ini dapat menjadi program rutin yang terus ditingkatkan kualitasnya, sehingga semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan manfaat dari pembelajaran langsung di lapangan,” ujarnya.
Kegiatan Studi Ekskursi yang diselenggarakan oleh HIMAHI FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) ke Kedutaan Besar Republik Singapura merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang aplikatif dan kontekstual. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis, tetapi juga pengalaman langsung dalam memahami praktik diplomasi dan strategi global yang diterapkan oleh negara-negara dalam mengelola hubungan internasional.
Tema “Navigating International Relations: Insights Into Diplomatic Practices and Global Strategies” menggarisbawahi pentingnya pemahaman mendalam mengenai praktik diplomasi sebagai elemen kunci dalam mengelola hubungan antarnegara di era globalisasi. Diplomasi bukan hanya alat komunikasi antar pemerintah, tetapi juga instrumen penting dalam menjaga stabilitas politik, memperluas kerja sama ekonomi, serta membangun kepercayaan di antara aktor-aktor internasional.
Dengan memahami praktik diplomasi dari perspektif lapangan dan strategi global dari para pelaku langsung, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan wawasan kritis serta keterampilan analitis yang diperlukan untuk berkontribusi di bidang hubungan internasional secara profesional. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Universitas Moestopo dalam menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang mumpuni.
HIMAHI FISIP UPDM(B) berharap kegiatan Studi Ekskursi dapat terus dilaksanakan secara berkala dengan mengunjungi berbagai kedutaan besar dan organisasi internasional lainnya, sehingga mahasiswa memiliki kesempatan yang lebih luas untuk belajar dan membangun jaringan di bidang hubungan internasional dan diplomasi.


Tinggalkan Balasan